Jumat, 20 Maret 2015

surat kecil untuk ibu

Edit Posted by with No comments

Surat kecil untuk Ibu

Di tengah aliran hujan yg hangat mengaliri tubuhku
Terlukis tinta cantik yang tergores di hati
Lalu ku lukiskan rasa yang membalut sepiku
Ibu,..........
Aku menagis di tengah senyuman
Aku terluka di balik keteguhan
Aku rapuh di balik ketegaran
Hati kecilku yang kau simpan dengan kasih sayang
Kini terasa teremas kerinduan
Rindu akan masa kecilku yang hilang bersamamu
Anganku seolah menjauh mencari rumah hatimu
Jarak seakan tak terbtas meenyusuri langkahmu
Ibu......
Langkahmu semakin samar dalam pabdanganku
Aku seakan lenyap oleh keraguan
Duri duri yang tajam ini 
Seolah mendarah dalam hidupku
Tidur pun ku tak mampy menahan sakitnya
Rasanya ingin ku pasrahkan hidupku ini
Dalam pangkuan kasihmu
Aku lelah ibu..aku ingin bangun
Bangun dari tidur panjangku...
Dalam nafas terahirku...
Sampailah salam cinta rinduku
Di sepotong surat untukmu 
Ibu,.......


Edit Posted by with No comments

Indonesia menangis

Berpangkal dari pondasi yang rapuh
Mengikis batu sebagai sandarnya
Begitu dengan negri ini
Bertumpu pada pilar pilar politik
Tangan yang erat tak lagi berjabat
Tak di pungkiri rupiah jadi penyekat
                 Darah putih kini telah berdebu
                  Seperti jiwa jiwa yang tersakiti
                 Ku dengar indonesia menjerit
                 Tangisnya hingga menyayat hati
                  Sematkan luka yang dalam
Indoneaia negriku.......
Kini terombang ambing oleh zaman
Karna pondasinya di beli dengan rupiah
Ribuan nyawa melayang
Tak lagi menjadi sejarah
Hanya mengukir kenangan
Yang tak lagi di hiraukan kaumnya....

Jumat, 06 Maret 2015

Edit Posted by with No comments
Ayah 
Oleh mifta

Ayah maafkan aku 
Jika aku tak melihat air matamu
Jika aku jika aku selalu melukaimu
Jika aku belum mampu membuatmu tersenyu
Ayah maafkan aku
Yang tak mampu memutar waktu
Tuk membuat keringatmu kembali
Tuk menyegarkan kulitmu yg kriput 
Tuk mengembalikan pandanganmu yg jernih
Ayah maafkan aku
Yang membuat kakimu bernanah
Hatimu terluka Oleh  ku
Ayah...
Walau tak pernah terungkap
Kaulah pemilik kasih ku 
Pengobat laraku
Penyejuk hatiku ...
Ayah...
Maafkan diriku 
Maaf
Maaf 
Maaf untukmu ayah
Aku tersenyum
Aku tegar dan kuat
Ayah

Rabu, 04 Maret 2015

Edit Posted by with No comments
Surat Kecil untuk Ibu
                                                                       Oleh miftachul. U. Ch

Di tengah malam yang gelap tanpa cahaya
Di aliri hangatnya tetesan air hujan di tubuhku 
Entah embun dari langit atau air mataku 
Yang luluh mencair karna rinduku
Ibu.......
Aku ingin mengadu padamu
Tentang tangis di balik senyumku
Tentang rapuh di sudut tegarku
Jika aku pernah setia kini aku terluka
Jika aku pernah menanti kini aku kecewa
Ibu,...
Hati lecil yang kau genggam dengan kasihmu
Kini tiada bernyawa lagi
Kaki yang sering kau sentuh dengan jemarimu
Kini seolah tak mampu lagi menapak 
Ibu,.......
Kini putri kecilmu telah hilang
Hatinya penuh luka 
Hatinya penuh dengan dera
Jangan lepas aku di lautan ini ibu
Lautan hidup yang keji Ini
Tiada yang mengerti diriku 
Yang lemah tanpamu
Yang rapuh karna waktu
Ibu,.....
Selalu ku ingat ..
Apa yang kau tuturkan di relung hatiku
Allah maha tau
Dan aku harus bersabar 
Iya kan ibu 
Aku rindu ..dan rindu ini
Membuat ku lemah tapi mampu bertahan